Monday, March 31, 2014

Karakter Orang Dilihat Dari Cara Makan Tahu dan Cabe

Iseng sore2 : Karakter Orang dapat diliat dari cara makan tahu & cabe:

1. KONSERVATIF:
Gigit tahu dulu, baru gigit cabe.

2. PROGRESIF:
Gigit cabe dulu, baru gigit tahu.

3. SPEKULATIF
Pas nemu cabe langsung main gigit, berharap didekat cabe ada tahu.

4. IMAJINATIF:
Blon gigit cabe udah kepedesan.

5. OPTIMIS:
Yakin akan datangnya tahu, sembari nunggu sambil ngemil cabe.

6. PERMISIF:
Tahu dicomot orang, diem aje.

7. MASOKIS:
Gigit 10 Cabe tanpa tahu.

8. OPSESIF-KOMPULSIF:
Sebelum makan, dihitung dulu jumlah tahu sama jumlah cabenya sama atau tidak.

9. MANIPULATIF:
Sebelum gigit tahu, ngakrapin dulu yg jualan, biar dapet gratisan  sekali gigit langsung 2 tahu.

10. DRAMATIS:
Habis makan tahu cabe, kepedesan nangisnya kayak habis diputusin pacar.

11. EKSIBISIONIS:
Sebelum makan tahu, bilang ke orang sebelah "Lihat deh, gw mau makan tahu pake cabe".

12. KAPITALIS:
Tahunya dimakan, cabenya dibelah, bijinya ditanem, nanti kalo numbuh, panen cabe dan dijual.

13. FANATIK:
Kalo ketemu orang yg cara makannya cabe beda, marah-marah gak jelas.

14. KRITIS:
Sebelum makan tahu, nanya ke penjualnya: nih tahu harga pokoknya berapa?

15. MELANKOLIS:
Pas udah gigit cabe, eh tahu kesenggol orang sebelah, jatuh.. langsung nangis.

16. LEBAY:
Gak brani makan tahu cabe, karena abis dapet broadcast message ttg bahaya makan tahu dengan cabe.

17. ANARKIS
Pas nemu tahu sama cabe, celingak-celinguk langsung embat abisin gak peduli punya siapa, pokoknya embat.

18. KRONIS
Habis gigit cabe, tahu-nya dibuang.

19. PSIKOPAT
"makan tahu sama cabe beserta wajannya".

20. SOSIALIS
"beli tahu + cabe, cabenya dimakan tahunya dikasiin temen"

21. EGOIS
" beli tahu dimakan sendiri, temen minta dikasiin cabenya doang"

Apapun karakter kamu beli buku online gramedia, mizan, ufuk, agromedia, republika, serambi, prima ufuk semesta di parcelbuku.net

Saturday, March 22, 2014

3 SANDARAN YANG RAPUH

3 SANDARAN YANG RAPUH

Seorang ulama bijak mengatakan:

1. Barangsiapa hanya berpegang teguh pada akalnya, niscaya ia akan sesat jalan hidupnya;

2. Barangsiapa mengandalkan hartanya, berarti dia orang yang miskin, karena betapapun banyak harta yang dimilikinya, ia tidak akan merasa puas dengannya;

3. Barangsiapa menggantungkan kemuliaan kepada makhluk, dia adalah orang yang terhina.

(dari Kitab Nashaaihul 'Ibaad / Nasihat-nasihat untuk para hamba, disusun oleh Imam Nawawi Al-Bantani)

Friday, March 21, 2014

Sebait Catatan Nasihat

Sebait catatan nasihat
(Alm) Ustadz Rahmat Abdullah

Gairah Cinta dan Kelesuan Ukhuwah

Setiap kita akan senantiasa diuji oleh Allah SWT pada titik-titik kelemahan kita.

Orang yang lemah dalam urusan uang namun kuat terhadap fitnah jabatan dan wanita
tidak akan pernah diuji dengan wanita atau jabatan.

Tetapi orang yang lemah dalam urusan wanita namun kuat dalam urusan uang
tidak akan pernah diuji dengan masalah keuangan.

Orang yang mudah tersinggung dan gampang marah akan senantiasa dipertemukan oleh Allah dengan orang yang akan membuatnya tersinggung dan marah sampai ia
bisa memperbaiki titik kelemahannya itu sehingga menjadi tidak mudah tersinggung dan tidak pemarah.

Orang yang selalu berlambat-lambat menghadiri pertemuan forum dakwah karena alasan istri, anak, mertua, atau tamu akan senantiasa dipertemukan dengan perkara ‘mertua datang,
tamu datang silih berganti’ di saat ia akan berangkat .. terus begitu sampai ia memilih prioritas bagi aktivitasnya apakah kepada dakwah atau kepada perkara-perkara lain.

Kita semua harus memahami dan mengatasi segala kelemahan diri di jalan dakwah ini. Ingatlah, mushaf Al-Quran tidak akan pernah terbang sendiri kemudian datang dan
memukuli orang-orang yang bermaksiat.

Sungguh teramat merugi...mereka yang mengikuti hawa nafsu kemudian pergi meninggalkan kebersamaan dlm dakwah ilallah, tanpa mau bersabar sebentar dalam ujian keimanan. Tanpa mau mencoba bertahan sebentar dalam dekapan ukhuwah..​

Dan sungguh, Kecewa itu biasa dan manusiawi' yang luar biasa, siapa saja yang mampu beristighfar dan lalu berlapang dada serta bertawakkal pada-Nya.​

Memang...​ ​ Dakwah ini berat...karenanya ia hanya mampu dipikul oleh mereka yang memiliki hati sekuat baja..
memiliki kesabaran lebih panjang dari usianya.

Memiliki kekuatan yang berlipat.
Memiliki keihklasan dalam beramal yang meninggi.
Memiliki ketabahan seluas lautan, memiliki keyakinan sekokoh pegunungan.​

Siapapun takan pernah bisa bertahan...melalui jalan dakwah ini...mengarungi jalan perjuangan...kecuali dengan KESABARAN!!!​

Karenanya...​ Tetaplah disini...dijalan ini...bersama kafilah dakwah ini. Seberat apapun perjalanan yang harus ditempuh...sebesar apapun pengorbanan untuk menebusnya...tetaplah disini...
Buanglah hawa nafsu dalam mengarungi perjalanannya, karena telah banyak yang bergugugran karenanya. Gandenglah selalu iman kemana saja kita melangkah, karena iman akan menjagamu setiap waktu.​ ​ Seburuk apapun, sekeruh apapun kondisi kapal layar kita, jangan lah sekali2 mencoba untuk keluar dari kapal layar ini dan memutuskan berenang seorang diri...karena pasti kau akan kelelahan dan memutuskan menghentikan langkah yang pada akhirnya tenggelam disamudra kehidupan...​

Jika bersama dakwah saja...kau serapuh itu...bagaimana mungkin dengan seorang diri?? Sekuat apa kau jika seorang diri...???

_----------_------------------

Yang GilaBuku kunjungi toko buku online parcelbuku.Net

Thursday, March 13, 2014

DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK

DIBUTUHKAN ! MASJID RAMAH ANAK by bendri jaisyurrahman (@ajobendri)

1| Saya ingin berbagi pengalaman kawan sy yg berjuang agar anak2 punya hak utk berada di dalam #masjid

2| Sudah bukan menjadi rahasia lagi betapa kadang anak2 kehadirannya tidak begitu diharapkan di dalam #masjid

3| Anak2 dianggap pengganggu kekhusyukan dalam beribadah. Sehingga bahkan ada masjid yg terang2an menulis larangan anak masuk #masjid

4| Bahkan ada orang dewasa yg tak segan2 menghardik & mengancam mrk jika bermain dan bercanda. Masjid pun menjadi tempat menyeramkan #masjid

5| Anak2 pun mncari tmpt alternatif hiburan.Pilihannya playstation & game online. Prmainan mnyenangkan. Pnjaganya pun menyambut ramah #masjid

6| Akhirnya pihak masjid pun susah mencari kader remaja masjid. Banyak remaja yg menolak, sbb waktu kecil sll dimusuhi saat di #masjid

7| Sifat Allah yg Maha Rahman tak muncul dlm perilaku sebagian pengurus masjid yg galak dan suka bentak anak #masjid

8| Anak2 lebih mengenal Allah yg Mahakeras siksanya dibandingkan Maha RahimNya. Sbb mrk banyak dihukum dan dimarahi jika bermain2 di #masjid

9| Pun jika ada anak yg sungguh2 ibadah. Ternyata banyak mereka yg tak layak ada di shaf depan. Padahal mereka datang sejak awal. #masjid

10| Padahal hak ada di shaff depan adalah yg datang duluan, bukan berdasarkan usia #masjid

11| Kadang saat sholat jumat pun, khatib lupa menyapa anak2. Lebih fokus kepada jamaah dewasa. Anak2 dianggap warga kelas dua. #masjid

12| Masjid sbg pusat display agama, seharusnya menjadi tmpt utk mengajarkan hakikat islam sesungguhnya : kasih sayang dan keramahan #masjid

13| Tidak berminatnya remaja saat ini terhadap Islam, sebagian besar krn trauma di masa kecil akan tampilan islam khususnya di #masjid

14| Masjid kalah bersaing dgn mall, warnet dan tempat permainan lain dimana penjaganya ramah dan murah senyum. #masjid

15| Banyak jamaah berebut menjalankan sunah di masjid. Lupa akan sunah yg lain yg diajarkan rasul : memuliakan anak2 #masjid

16| Sungguh indah saat rasul membawa cucunya, umamah dan husain ke masjid. Digembirakan mereka dgn digendong seraya bermain di #masjid

17| Demi memuaskan husain bermain di masjid, Rasul melamakan sujudnya agar ia puas menungganginya seperti kuda. Tak memarahinya. #masjid

18| Sahabat menduga lamanya sujud akibat datangnya wahyu. Mereka salah. Rasul menyengajakannya supaya anak2 puas bermain di #masjid

19| Kisah2 Rasul yg memuliakan anak di masjid mngkn jarang trdengar/sengaja dilupakan sbagian orang. Pdhl mrk mngaku pncinta rasul #masjid

20| Alhamdulillah stlh banyak dialog dgn pengurus masjid yg melarang anak2, akhirnya ada jg yg tercerahkan meski awalnya marah2 #masjid

21| Bahkan ada yg berinisiatif membuat ruang bermain bg anak2 serta menyediakan pampers bagi anak2 #masjid

22| Biarlah anak betah bermain di masjid daripada memilih bermaih di tempat lain yg menjauhkan mereka dr agama. #masjid

23| Jk sudah merasa nyaman di masjid. Barulah buat peraturan. Kpn harus bermain dan kapan harus ibadah. Mereka tentu bisa menerima #masjid

24| Indahnya jk anak2 saat waktu luang, izin ke ortunya untuk pergi ke mesjid. Berlama2 disana. Masjid pun ramai. #masjid

25| Orang dewasa lain yg malas ke masjid pun jadi bergairah melihat masjid yg ramai. Jadilah setiap masyarakat memakmurkan #masjid

26| Jk masjid ramai, mk tak ada lagi yg ribut dgn konser lady gaga. Sebab masyarakat sepakat menolak. Mrk semua hatinya terpaut ke #masjid

27| Jd dr skrng, mari buat masjid sbg tempat yg nyaman, ramah, bersih dan menyenangkan bagi anak2. Kelak mereka yg akan memakmurkan #masjid

28| Jk sudah terlanjur, bikin iklan ke warnet2 dan gameonline, bahwa masjid skrng punya tempat bermain. Niscaya warnet sepi #masjid

29| Mudah2an ada pengurus masjid yg baca tweet ini dan memulai gerakan ajak anak ke #masjid. Saya berdoa semoga terwujud. Amiin

Monday, March 10, 2014

Hati kita mati disebabkan 10 hal

Mutiara Qolbu
*********************

Semoga nasehat ini bermanfaat
قلوبنا ماتت بعشرة أشياء

Hati kita mati disebabkan 10 hal:
*********************

1. عرفنا الله ولم نؤد حقه

1. Kita tahu bahwa Allah itu ada, tapi tidak melaksanakan hak-Nya.

2. وقرأنا كتاب الله ولم نعمل به

2. Kita membaca al-Qur`an, tapi tidak mengamalkannya.

3. وادعينا محبة رسول الله (صلي الله عليه وسلم) وتركنا سنته

3. Kita mengaku cinta Rasulullah صلى الله عليه وسلم , tapi meninggalkan sunnahnya.

4. وادعينا معاداه الشيطان ووافقناه على ما غوانا

4. Kita mengaku setan itu musuh kita, tapi kita mengikuti rayuannya.

5. وقلنا نحب الجنة ولم نعمل لها

5. Kita menginginkan surga, tapi tidak berusaha mendapatkannya.

6. وقلنا نخاف النار ووهبنا أنفسنا لها

6. Kita takut neraka, tapi justru kita menyerahkan diri kita untuknya.

7. وعلمنا أن الموت حق ولم نشق له

7. Kita tahu bahwa kematian adalah pasti, tapi kita tidak mempersiapkannya.

8. وانشغلنا بعيوب الناس ونسينا عيوب أنفسنا

8. Kita sibuk dengan aib orang lain, tapi melupakan aib diri sendiri.

9. وأكلنا نعم ربنا ولم نشكر له

9. Kita menikmati karunia Allah, tapi tidak mensyukurinya.

10. ودفنا موتانا ولم نعتبر

10. Kita ikut mengubur saudara2 kita yg telah mati, tapi tidak bisa mengambil pelajaran.

أستغفر الله ..أستغفرالله..أستغفرالله..

toko buku jual buku gramedia, mizan, agromedia, republika di ParcelBuku.Net

Saturday, March 8, 2014

Senandung Al-Qur'an di Nafas Terakhir

Senandung Al-Qur'an di Nafas Terakhir

Waktu terasa berjalan sangat pelan. Pagi masih begitu lama. Malam ini akan berlalu tanpa tidur nyenyak dan istirahat yang lelap. Malam ini akan menjadi malam yang sangat panjang bagi saya. Kami ditugaskan mengontrol dan mem-follow up pasien-pasien dengan penyakit kritis. Malam itu, saya dan beberapa teman lainnya mendapat giliran jaga di ruang High Care Unit (HCU) Penyakit Dalam. Tempat pasien-pasien dewasa dengan stadium terminal dirawat. Tiap hari ada saja brankar yang didorong ke kamar jenazah yang diiringi oleh wajah sedih dan tangisan para keluarga.

Kami mendapat order dari dokter residen untuk memberikan perhatian lebih pada beberapa pasien. Pertama, kita sebut saja Bapak A yang dirawat dengan komplikasi diabetes melitus yang sudah sangat berat; kadar gula yang sangat tinggi, penurunan kesadaran dan gagal ginjal. Kami diberi pesan untuk memeriksa gula darahnya secara berkala untuk menentukan dosis insulin yang diberikan.Pemeriksaan kadar gula darah dan tanda-tanda vitalnya inilah yang membuat kami tidak bisa tidur semalaman. Pasien kedua, Bapak B yang menderita sirosis hati yang merupakan komplikasi hepatitis B. Bapak B ini sudah mengalami hematemesis atau muntah darah karena ada varises di pembuluh darah di saluran cerna atasnya. Transfusi darah harus dilakukan untuk menaikkan kadar hemoglobinnya. Kami secara berkala ditugaskan mengambil darah dan dikirim ke laboratorium. Dua orang pasien ini saja sudah membuat kami seperti setrikaan, padahal ada lebih 20 pasien dirawat di ruangan ini. Kebayangkan !?

Tiba-tiba keluarga pasien B memanggil kami untuk melihat kondisi ayahnya. Setiba di bed si Bapak, saya mendapatkan beliau sedang dalam kondisi delirium. Delirium adalah suatu reaksi organic mendadak berupa perubahan kesadaran yang berkabut, disertai dengan gangguan atensi, orientasi, memori, persepsi, gelisah, delusi dan agitasi. Orang awam biasanya menyebut kondisi ini dengan meracau. Yang membuat saya terkejut adalah kata-kata yang keluar dari mulutnya. Semua kata-kata kasar dan koleksi kebun binatang keluar dari mulut si bapak.Kicauan yang berisi sumpah serapah itu menjadi music latar yang menemani kami jaga. Banyak keluarga pasien yang terganggu dan memilih keluar karena tidak tahan dengan carut marut itu.Bagi kami, perubahan kesadaran ini menjadi pertanda memburuknya kondisi pasien.

Selang satu jam kemudian, giliran keluarga Bapak A mendatangi kami. Segera kami mendatangi tempat tidur beliau.Sontak saya tak bisa berkata apa-apa saat itu.Bapak ini juga mengalami delirium, sama seperti bapak B. Namun yang membuat saya terkesiap dan speechless adalah isi racauannya. Bukan sumpah serapah yang keluar dari mulutnya, tapi adalah ayat-ayat suci Al Quran.Malam itu beliau seperti seorang hafizh quran yang sedang menyetor hapalannya dengan mata tertutup.Entah ayat dan surat apa yang dibacanya, tapi saya yakin bahwa yang dibacanya itu adalah ayat-ayat indah Al Quran.

Sampai subuh menjelang, suara dua bapak yang tak sadar ini bersahut-sahutan memenuhi ruangan HCU. Di sudut kanan Bapak B bercarut marut dengan koleksi hewannya kontras dengan Bapak A di tengah dengan lantunan ayat-ayat sucinya. Sesaat saya tercengang.Selama menjalani kepaniteraan klinik senior di rumah sakit, baru kali ini saya melihat dengan mata kepala sendiri pasien yang mengalami sakaratul maut sedramatis ini. Hati saya benar-benar bergidik malam itu. Seakan saya melihat malaikat maut sedang berputar-putar dan menunggu perintah untuk mencabut jiwa-jiwa dari raganya yang telah digerogoti penyakit.

Saya jadi ingat kata-kata guru ngaji saya dulu; setiap orang akan dimatikan seperti apa perilakunya ketika hidup. Saya baru meyakini kata-kata itu setelah mengalami kejadian malam itu. Pagi hari saya mendengar kabar kedua bapak itu telah meninggalkan dunia.Sebuah pengalaman spiritual yang takkan bisa saya lupakan seumur hidup. Sebuah pelajaran teramat mahal dari Allah pada kami para tenaga medis yang sudah terbiasa dengan kematian.Kematian yang seharusnya menjadi pengingat bagi setiap muslim, tapi sering itu menjadi sesuatu yang biasa saja bagi kami. Saking sering dan 'biasanya' melihat orang yang sedang berjuang dengan maut.Semoga Tuhan tidak sedang mematikan hati kami.

Bapak yang 'bersenandung' dengan ayat-ayat Al Quran itu jelas membuat saya semakin penasaran. Sedangkan bapak yang satu lagi saya tak perlu mencari tahu, isi racauannya sudah menjelaskan tentang masa lalunya. Malam itu saya sempatkan bertanya kepada anak-anaknya tentang kebiasaan ayah mereka selama hidup. Penjelasan mereka sungguh membuat saya tercenung. Ayah mereka adalah seorang alim. Sehari-hari beliau selalu mengusahakan shalat berjamaah di masjid, terutama setelah pensiun dari pegawai. Satu hal yang tak pernah beliau lewatkan setelah shalat wajib adalah membaca Al Quran.Satu hari ayah mereka selalu membaca satu juz. Dalam satu bulan beliau khatam 30 juz.Hmm, pantas saja saat delirium, ayat-ayat suci yang sudah biasa beliau baca yang keluar dari mulutnya.

Sumber: http://m.kompasiana.com/post/read/637052/3/senandung-al-quran-di-nafas-terakhir.html

Toko Buku Online ParcelBuku.Net Jakarta, Depok, Bogor, Bekasi, Tangerang dan Indonesia

Thursday, March 6, 2014

Menjalani Hari dengan SUNNAH

Menjalani Hari dengan SUNNAH 

 BAB duduk, beresiko tinggi terkena wasir/ambeien. BAB jongkok lebih bersih dan menyehatkan. ---> dan yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Kencing berdiri resiko prostat dan batu ginjal. Kencing jongkok lebih bersih dan menyehatkan. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Enzim di tangan membantu makanan lebih mudah dicerna. Bilamana dibanding dengan besi, kayu, atau plastik, makan dengan tangan lebih bersih, fitrah dan menyehatkan. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Makan dan minum berdiri mengganggu perncernaan. Dengan duduk lebih santun dan menyehatkan. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Makan di kursi, masih kurang menyehatkan. Dengan duduk dilantai, tubuh akan membagi perut menjadi 3 ruang: udara, makanan dan air. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

�� Makan buah setelah makan (cuci mulut) kurang bagus bagi lambung, karena ada reaksi asam. Yang sehat adalah makan buah sebelum makan, membantu melicinkan saluran pencernaan dan membuatnya lebih siap. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Tengkurep & terlentang tidak bagus untuk kesehatan. Tidur menghadap kanan lebih menyehatkan. ---> yg terpenting itu adalah SUNNAH.

 Banyak Rahasia Sunnah yg telah diteliti para pakar, dari segi hikmah, manfaat, dan kesehatan. Benarlah yg dikatakan : dibalik sunnah ada kejayaan. Bagi kita, jika misalnya belum tau manfaatnya, terus saja semangat mengikuti adab dan tuntunan Rasul. Manfaat itu efek samping, motivasi utamanya adalah mengikuti adab dan tuntunan Rasul.

 Seorang dokter Eropa berkata : jika semua manusia amalkan 3 sunnah saja (sunnah makan, sunnah di Kamar Mandi, sunnah tidur), maka harusnya saya berhenti jadi dokter karna tidak ada pasien.

 Mari kita semua amalkan, 24 jam hidup dengan sunnah. Bahkan tidur lelap, setiap detiknya akan dianggap dzikir jika sesuai dengan sunnah.
"Barang siapa menghidup- hidupkan sunnahku, dia cinta kepadaku. Barang siapa cinta kepadaku, bersamaku di dalam surga"


Belanja buku jakarta di ParcelBuku.Net

Cara Memandang Ujian Rizki Harta

Cara Memandang Ujian Rizki Harta.

Dua poros yang harus ada dalam menempuh kehidupan, syukur dan sabar.

A. Keduanya Baik

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh mengagumkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik. Dan hal itu tidak akan didapatkan kecuali oleh seorang mukmin.

Apabila ia mendapatkan kesenangan, maka dia bersyukur. Maka hal itu adalah kebaikan baginya.

Dan jika ia tertimpa kesusahan maka dia bersabar. Itu juga merupakan kebaikan baginya...” (HR. Muslim)

Syukur dan sabar, juga berlaku dalam sikap kita memandang rizki.

B. Salah Pandang

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

فَأَمَّا الْإِنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلَاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلَاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ كَلَّا

“Adapun manusia, apabila Rabbnya menimpakan ujian kepadanya dengan memuliakan dan mencurahkan nikmat kepadanya maka dia mengatakan, ‘Rabbku telah memuliakanku’

Dan apabila Dia mengujinya dengan membatasi rizkinya niscaya dia akan mengatakan, ‘Rabbku telah menghinakanku’

"Sekali-kali bukan demikian” (QS. al-Fajr :15-17)

Sesungguhnya kelapangan harta dan kesempitannya, keduanya adalah ujian.

Bukankah Fir'aun dan Qorun memiliki banyak harta namun terperdaya...?

Bedakan dengan kedermawanan sahabat kaya raya 'Abdurrahman bin 'Auf radhiyallahu 'anhu..

Bukankah para sahabat radhiyallahu 'anhum dan para ulama' rahimahumullah banyak yang miskin papa...?

Namun keimanan menghujam di dada...

Yang membedakan semuanya adalah cara memandang ujian rizki harta.

Bagaimana dengan kita...?!

@sahabatilmu

----¤¤¤----

Selamat pagi, selamat beraktifitas untuk mencari Rizki & menggapai Ridho-Nya

Tuesday, March 4, 2014

Tsiqoh

TSIQOH  

Tahukah anda, mengapa anak kecil
tertawa ketika anda lempar / ayunkan
ke atas ?

Karena ia tahu bawa anda pasti akan
menangkapnya dan tidak akan
membiarkannya jatuh !

Itulah keyakinan !!

Begitu pula keyakinanku kepada Allah!!
Walaupun keadaan buruk "melemparku"..
Aku yakin kasih sayang Allah pasti akan
"menangkapku" sebelum aku terjatuh.
--------------------------
“Andai perjuangan ini mudah, pasti
ramai yang menyertainya.
Andai perjuangan ini singkat, pasti
ramai yang istiqomah.
Andai perjuangan ini menjanjikan
kesenangan dunia, pasti ramai orang
yang tertarik padanya.
Tetapi hakikat perjuangan bukanlah
begitu, turun naiknya, sakit pedihnya,
umpama kemanisan yang tidak
terhingga.
Andai rebah, bangkitlah semula. Andai
terluka, ingatlah Janji-Nya"
(Hasan Al Banna).

Toko Buku Online ParcelBuku.Net di Jakarta, Depok, Bekasi, Tangerang, Bogor dan Kota-Kota Besar di Indonesia

Monday, March 3, 2014

Posisi Menentukan Harga

KOKAKOLA.....

Ada 3 kaleng Coke (coca cola), ke-3 kaleng tersebut diproduksi di satu pabrik di Jawa Timur.

Ketika tiba harinya, sebuah truk datang ke pabrik tsb, mengangkut kaleng-kaleng coke tersebut dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah Indomaret. Kaleng coke pertama diturunkan di sini.
Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng coke lainnya yang diberi harga Rp.4.000,-

Pemberhentian kedua adalah pusat perbelanjaan Sogo Super Store.
Di sana, kaleng kedua diturunkan.
Kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas Sogo Super Store supaya dingin dan dijual dengan harga Rp.7.500,-

Pemberhentian terakhir adalah hotel Sheraton sebuah hotel bintang 5 yang sangat mewah.

Kaleng coca cola ketiga diturunkan di sana. Kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas.
Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan.
Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi es batu cube block. Semua disajikan di atas baki dan pelayan hotel akan membuka kaleng coke itu, menuangkannya ke dalam gelas dan dengan sopan menyajikannya ke pelanggan. Harganya adalah Rp. 40.000,-

Sekarang, pertanyaannya adalah :
Mengapa ketiga kaleng coke tersebut memiliki harga yang berbeda satu dengan yang lainnya padahal diproduksi dari pabrik yang sama di Jawa Timur, diantar dengan truk yang sama dan bahkan coke tersebut memiliki rasa dan aroma yang sama?

Lingkungan Andalah yang mencerminkan harga Anda.
Lingkungan berbicara tentang RELATIONSHIP.
Apabila Anda berada di lingkungan yang bisa mengeluarkan terbaik dari diri anda, maka Anda akan menjadi cemerlang.
Tapi bila Anda berada di lingkungan yang meng-kerdil- kan diri Anda, maka Anda akan menjadi kerdil.
Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama + lingkungan yang berbeda = NILAI YANG BERBEDA....

Jual Buku Online Jakarta, Depok, Bekasi, Bogor, Tangerang hanya di ParcelBuku.Net