Friday, December 5, 2014

Sesungguhnya sedekah pada hari Jumat it memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya

"Sesungguhnya sedekah pada hari Jumat it memiliki kelebihan dari hari-hari lainnya.

Sedekah pada hari itu dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan,

seperti sedekah pada Bulan Ramadhan jika dibandingkan dengan seluruh bulan lainnya"
(Ibnul Qayyim, Zadul Ma'ad).

Nah.. Selagi hari jumat..yuk berlomba-lomba bersedekah.

Donasi dan Sedekah ke komunitas @Sedekahharian dapat di transfer ke :
1. Muamalat 3680002569 an. Yay. Sedekah Harian
2. BCA Syariah 0097 111117 an. Yay. Sedekah Harian 

Konfirm transfer :
PIN BB 281A2A50/25CDD50F
SMS 08111877121

Kebaikan kecil dan konsisten itu Allah sukai loh, Ikutan yuk Program  #SedekahSehariSeribu kami di --->  www.bit.ly/SedekahSehariSeribu | Bantu BC ya

Info program cek twitter kami > @sedekahharian dan web kami > www.facebook.com ya

Hari terbaik saat matahari terbit adalah hari Jumat. Di hari itu, Adam diciptakan, dihari itu, Adam dimasukkan ke Syurga. (HR. Muslim)

Wassalaamu'alaikum wr wb

Abdul Azis
Presiden Komunitas @SedekahHarian

Jum'at hari terbaik utk bersedekah...

Toko bunga Online http://tokobungakalbarqi.com

Wednesday, December 3, 2014

Suatu Hari di Masjid Jogokariyan

Suatu saat kami duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al 'Awawidah, Wakil Ketua Rabithah 'Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, "Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa 'Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?"

Beliau tersenyum. "Tidak begitu ya Ukhayya", ujarnya lembut. "Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama & kejayaan itu."

"Pada kurun awal", lanjut beliau, "Allah memilih Bangsa 'Arab. Dipimpin RasuluLlah, Khulafaur Rasyidin, & beberapa penguasa Daulah 'Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka."

"Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah 'Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak 'Ulama & Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia."

"Lalu ketika Bangsa Persia berpaling & menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya."

"Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk."

"Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; 'Utsman Orthughrul & anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih."

"Ketika Daulah 'Aliyah 'Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini."

Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. "Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek", katanya sedikit tertawa, "Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini."

"Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para 'Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah 'Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah 'Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke", ujar beliau terkekeh.

"Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam."

"Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaaLlah."

Ah.. Campur aduk perasaan, tertusuk-tusuk rasa hati kami di Jogokariyan mendengar ini semua. Ya Allah, tolong kami, kuatkan kami..

Tulisan Salim A Fillah

Bunga Rangkaian instansi pemerintah, perusahaan, dan mandiri hubungi Toko Bunga Kalbarqi Flowers buka 24/7 Gratis Ongkir

Dapatkan buku lapis-lapis keberkahan by Salim A Fillah via http://parcelbuku.net