5 Teknik Menulis Cepat

BT-5Writerpreneur selalu terkait dengan tenggat dan seberapa cepat ia menulis untuk memenuhi tenggat (deadline) itu. Lalu, ada pertanyaan yang dilontarkan kepada Anda: Seberapa cepat Anda menulis?
Saya menggunakan hitungan per jam untuk per halaman naskah yang terdiri atas 300 kata (1,5 spasi). Saya menetapkan minimum kecepatan untuk naskah standar (bukan dari golongan sains dan dipenuhi banyak tabel/grafik) adalah 2 halaman per jam atau kecepatan 600 kata per jam.
Boleh jadi hitungan tersebut masih terkesan lamban. Coba kita hitung jam kerja seorang penulis lepas misalnya 8 jam kerja. Artinya, produktivitas yang dihasilkannya per hari menggunakan hitungan saya adalah 16 halaman. Jadi, sebuah buku setebal 160 halaman dapat diselesaikan hanya 10 hari! Di sini terlihat betapa cepatnya seorang penulis terlatih itu.
Baiklah, sebelum sampai soal berapa halaman atau berapa kata yang harus Anda lampaui untuk menulis, saya memberikan rumus C.E.P.A.T ini.

CATAT Ide. Kecepatan menulis Anda sangat ditentukan dari penentuan topik. Karena itu, ide yang tiba-tiba tertangkap harus segera dicatat, bisa dalam bentuk judul folder dan 1-2 kalimat deskripsi ide tersebut. Kalau dalam penulisan buku, saya mewujudkannya dalam bentuk matriks outline.

EKSPLORASI dengan Data dan Fakta. Kumpulkan data dan fakta yang mendukung tulisan Anda. Jangan terlalu mengandalkan Google untuk mencari data dan fakta, tapi gunakan juga buku-buku serta media massa seperti koran. Kecepatan menulis Anda akan berkurang, bahkan sangat mungkin mandek ketika bahan tidak tersedia dengan cukup. Langsung masukkan data dan fakta yang Anda perlukan ke dalam tulisan, jangan mencatatnya terlebih dahulu.

POLAKAN Tulisan dengan outline “maya” dalam benak Anda atau outline tertulis dalam bentuk mind map atau matriks. Pola ini juga akan menuntun Anda menentukan sudut pandang penulisan dan dengan apa memulai tulisan. Langkah penulisan paragraf pertama akan sangat menentukan aliran paragraf selanjutnya.

ABAIKAN Gangguan. Ini paling penting untuk menutup akses Anda ke “dunia luar” agar Anda fokus menyelesaikan tulisan. Tutuplah akun media sosial Anda. Jika perlu, matikan juga ponsel Anda yang “gemar berdering”, termasuk BBM.

TANCAP Gas dengan cara tidak berhenti sebelum penulisan selesai dan tidak pula melakukan editing sambil menulis. Muntahkan saja kata-kata yang Anda miliki dan cerita yang hendak Anda bangun dari sebuah tulisan.

©2014 oleh Bambang Trim

Popular posts from this blog

Novel Terbaru Tere Liye Hujan Terbit Januari 2016

Novel Terbaru Andrea Hirata ( Ayah )

Inilah cara menghadapi istri yg cerewet dan pemarah ala umar bin khottob