Kenapa Selalu Pak Tua?

Mar 31, '09 8:38 PM
for everyone
Coba hitung berapa banyak orang yang berjamaah di masjid dekat rumahmu? Dan dari sekian orang tersebut coba hitung kembali berapa orang yang sudah tua dan berapa anak muda yang berjamaah saat itu?

Menjelang Dzuhur, waktu menunjukkan pukul. 11.30. Dzuhur akan tiba tepat 12.05. Waktunya meeting, lebih awal bertemu Allah SWT. Saat yang lainnya bergegas menuju masjid saat Adzan berkumandang kuputuskan sebelum Adzan dan tak tanggung-tanggung setengah jam sebelum Adzan. Menunggu Allah SWT bukannya Allah SWT yang menunggu hambanya yang kebanyakan memilih sholat terlambat. “Ya RAhmat dan berkah akan diturunkan tatkala kita semua mendahulukan urusan kewajiban manusia kepada Allah SWT”. Bukankah dating lebih cepat lebih baik dari pada dating terlambat.

Jam menunjukkan pukul.11.40Wib kaki sudah melangkah ke area wudhu. Segarnya, setelah siang membakar diperjalanan menuju masjid. 3 lelaki sudah didalam masjid semuanya tilawah. Kupilih untuk berada di shaf terdepan menunaikan sholat sunnah tahiyatul masjid. Seusai sholat kemudian berdzikir sambil menunggu adzan Dzuhur berkumandang. Muadzin sayup sayup terdengar menyalahkan michrophone (pengeras suara). Tak lama kemudian Adzan bergema. Ketiga lelaki tadi menudahi tilawahnya. LElaki yang tadi duduk di tengah berdiri. Bergamis putih sematakaki dengan kopyah putih dan berjenggot lebat. Berdiri pelan, kemudian berjalan menuju lelaki di pojok kanan. Tak kutangkap apa yang akan dilakukannya. “Subhanallah, ternyata beliau mengambil Al Quran yang diletakkan sembarang si lelaki yang tadi berada di pojok kanan tadi. Diletakkannya dengan baik ditempatnya.”

Tiga lelaki tua. Tak ada anak muda kecuali aku yang juga beranjak tua. Dalam hati terdalamku kutanyakan, “Kenapa selalu pak Tua?”, dan Jamaah melaksanakan sholat berjamaah Dzuhur setelah Muadzin mengkumandangkan iqomat. Semoga tak selalu Pak Tua. Aku yakin masih banyak Anak muda yang lebih mencintai Allah SWT daripada dunia dan seisinya. Anak muda yang selalu mendahulukan urusan Allah SWT daripada urusan pribadinya. Anak-anak muda yang yakin akan kebesaran Allah SWT. Mari kita mulai dari diri sendiri. Wallahu A’lam Bishowab

--------------------------------------
Artikel adalah original buatan saya, karena Multiply akan menghapus feature BLOG
maka saya pindahan content Blog Multiply saya ke Blogspot ini.

Source: http://ya2nya2n.multiply.com

Popular posts from this blog

Novel Terbaru Tere Liye Hujan Terbit Januari 2016

Novel Terbaru Andrea Hirata ( Ayah )

Inilah cara menghadapi istri yg cerewet dan pemarah ala umar bin khottob