MENCARI MUTIARA HIKMAH DARI CUPLIKAN FILM SANG MURABBI

Saya paham kita memulai merintis dari awal dari tidak punya apa apa dan ketika perlahan-lahan kehidupan membaik. Alhamdulillah, tetapi saya lihat banyak diantara pemimpin umat ini lupa Ustad, apa  gerangan yang membuat dunia ini menjadi lebih menarik dari pada dakwah itu sendiri. Dan kita sudah lihat itu, apakah ini ini yang dikehendaki oleh perjuangan kita selama ini dengan pengorbanan kami para ibu dibelakang. Saya yakin bukan karena itu ustad. Pedih hati ustad melihat iman kita dipertaruhkan itu dikalahkan hanya oleh jabatan dan harta”. Hj. Neno Warisman

Dalam thriller film sang murabbi itu kita akan menemukan makna kata yang begitu dalam. Setiap scene cuplikannya mengalir bak mutiara. Dari satu percakapan ke percakapan yang lain terdapat mutiara hikmah. Penonton akan mengerutkan wajah, menundukkan kepala, dan kemudian terisak. Baru sebuah thriller berdurasi tidak lebih dari 5 menit kita akan dibuat berdesir terbang kembali kepada nostalgia yang begitu kita rindukan kembali.

Begitu cuplikan Bunda Neno Warisman menggelitik dan menusuk sukma hati terdalam. Mengelus-elus hati mengucapkan terisak karena saya yakin itu memang benar-benar sebuah fenomena yang telah nampak dan jelas. Mengalirnya air mata bening terlihat bukan air mata tuntutan scenario tetapi benar-benar dari lubuk hati. Mengharap kepada Allah untuk memanggil kembali pemimpin-pemimpin umat untuk kembali pada masa-masa awal yang tidakm pernah lupa akan sandaran dan pertolongan dari Allah SWT.

Sangat menyayat-nyayat hati dan menggandeng halus mengajak kembali agar tidak lupa pada perjuangan yang telah dirintis. Sebuah mutiara hikmah dari cuplikan film sang murabbi. Kita harus menontonnya kembali dan bukan hanya menyaksikannya tapi kembali ya kembali pada jalan yang telah di ikrarkan telah menyatu dalam aliran darah dan hirupan nafas. Ya, kepada siapa saja untuk kembali pada jalan asholah dakwah ini.

- jakarta::07 Juli 2008 -
- setelah menyaksikan cuplikan film sang murabbi -

--------------------------------------
Artikel adalah original buatan saya, karena Multiply akan menghapus feature BLOG
maka saya pindahan content Blog Multiply saya ke Blogspot ini.

Source: http://ya2nya2n.multiply.com

Popular posts from this blog

Novel Terbaru Tere Liye Hujan Terbit Januari 2016

Novel Terbaru Andrea Hirata ( Ayah )

Inilah cara menghadapi istri yg cerewet dan pemarah ala umar bin khottob