Menjadi Yang Tertua


Apr 16, '10 11:53 PM
for everyone
Menilik propaganda sebuah iklan:

"Kalau ada yang tua Kenapa Harus Yang Muda"

Lalu kujauhi standing dan Microphone yang siap menunggu aku beraksi. Kata-kata yang mematikan untukku telah hadir dikelebatan kepalaku. Terlihat gerak-gerik mereka sejak awal, bahkan aku dipersilahkan menggunakan nomor urut terakhir. Miris jadi anak muda hari ini. Tetapi lekas kuingat orasi bung Karno, "Berikan aku 10 pemuda maka akan kurubah dunia" (kira2 seperti itu, kalau salah dikoreksi ya). Semangatku kembali bergelora. Namun seketika ciut kembali. Aku hanya satu yang muda. Bagaimana mencari atau menemukan 9 pemuda lainnya???

Mundur sejenakkah takdirku hari ini, menghitung hari dalam deburan ombak yang tak menentu. Nasibku ditemukankah atau menemukankah. Panjang pikiran menaruhnya diatas rel satu arah menuju haribaan tak terkira. "Ahaaaaa....., atau aku harus menghimpunnya!" Ya, tak bisa aku berdiam, termenung menunggu mati. Makna orasi Bung Karno adalah bergerak, dinamis, dan jangan pikirkan hasil. Berproseslah.

Karena kita tak harus melulu Menjadi Yang Tertua dahulu untuk dapat merubah tatanan yang buradul ini. Menjadi Yang Termuda adalah kebanggan yang dapat melipatgandakan perubahan menjadi gilang gemilang. Menghimpun para termuda yang berdinamis.

Berbanggalah menjadi yang Termuda
Bergeraklah
Berhimpun atau dihimpun
menuju nahkoda takdir
bertujuan Pulau-pulau bercahaya terang
Berbanggalah
karena Engkaulah
yang membuatnya
Menjadi Yang Termuda.

*Rawadas, dtengah munculnya Film "Lucunya Negeri Ini" Karya: Dedy Mizwar
 16 April 2009, 23:48
 yayan

--------------------------------------
Artikel adalah original buatan saya, karena Multiply akan menghapus feature BLOG
maka saya pindahan content Blog Multiply saya ke http://kripikyayan.Blogspot ini.

Source: http://ya2nya2n.multiply.com

Popular posts from this blog

Novel Terbaru Tere Liye Hujan Terbit Januari 2016

Novel Terbaru Andrea Hirata ( Ayah )

Manfaat Kayu Manis Bagi Penderita Diabetes